Untuk kita renungkan 2

Beberapa bulan ini kita disuguhi berita yang berbau ‘uang’ menarik memang tapi membuat miris hati.
Kalau mereka para ‘atasan’ uang rakyat yang ‘dikemplang’ miliaran bahkan triliuan, pasti beda dengan pegawai ‘rendahan’ yang masih ‘rela’ mengumpulkan pecahan seribuan. Para ‘atasan’ yang tidak memberi contoh yang baik, pastilah yang ‘rendahan’ akan menirunya.
Siang tadi sepulang dari mengawasi ujian, aku mampir ke tempat penjilidan di daerah Undip Pleburan. Sambil menunggu aku memperhatikan sekeliling yang hiruk pikuk dengan arus manusia dan kendaraan. Semua tempat foto copy di sana penuh antrian. Tiba-tiba datang seorang lelaki berbaju batik coklat kuning ditutupi jaket hitam, celana panjang hitam, dan memakai topi.
Dia hanya mengatakan, “mbak” lalu penjaga toko datang dan mengulurkan uang 20 ribuan. Tanpa banyak cakap uang itu dikembalikan sebesar 17 ribu. Kemudian dia berlalu dan menghampiri tempat yang lain dengan style yang sama. Rasa penasaran membuat aku bertanya pada sang mbak penjaga.
“Lho mbak kok langsung diberi uang itu untuk apa?”
“Tidak tahu bu yang lain juga dimintai seperti itu”, jawabnya
“Apa setiap hari dan tidak ada tanda terimanya atau karcisnya?’
“Ya”, jawabnya singkat sambil beralih ke pelanggan lain.
“Wah, sehari berapa ratus bahkan mungkin juta rupiah”, gumamku. Mengingat di daerah itu banyak sekali tempat usaha yang didirikan.
Aku berpikir, seandainya itu tadi petugas tapi kenapa tidak ada karcis retribusinya atau kuitansi, terus uang itu disetor ke mana, siapa yang menerima, bagaimana pertanggungjawabannya atau auditnya, dan masih banyak pertanyaan yang berkecamuk di pikiranku tanpa tahu jawabannya.
Sebegitu parahkah bangsa ini akan keberadaban, kebaikan moral bahkan di mana ketaqwaannya ?
Semua cara yang berkaitan dengan ‘uang’ terasa ‘halal’.
Menurutku ini ironis, satu sisi sensitivitas terhadap agama sangat tinggi tapi tidak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Mari kita renungkan dan cari solusinya. Mestikah aku korek sendiri keterangan dari ‘petugas’ tersebut????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: