Tetap Bersyukur 1

Saat pertama kali aku memutuskan untuk kuliah kembali yang berbeda jurusan dengan latar belakang pendidikan S1 sebelumnya (Bimbingan dan Konseling IKIP Negeri Semarang sekarang UNNES) merupakan keputusan yang sangat kontradiktif. Bimbingan Konseling yang memberiku pemahaman tentang individu yang memiliki keunikan dan potensi yang harus dikembangkan telah aku geluti lebih dari sepuluh tahun.
Aku memutuskan kuliah S1 kembali di jurusan Teknologi Informatika yang saat itu belum masuk ke dalam kurikulum menjadi mata pelajaran. Kuliah ini membantu mengembangkan talenta yang aku miliki dan yang jelas membantu membuka wawasan tentang teknologi yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan. Kesulitan?? Wah, banyak dan kadang tidak tahu harus mengurai dari mana. Kuliah hari Senin sampai Jumat mulai pukul 17.00 – 21.00. Tetapi untunglah dosen di STMIK ProVisi Semarang yang rata-rata masih muda sabar mengajar dan teman-teman kuliah yang sangat membantu mengatasi kesulitan. Akhirnya aku bisa menyelesaikan kuliah yang sangat membantuku menjadi guru TIK yang bersertifikasi.
SMPN 2 Semarang tempatku mengajar meraih predikat sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional sehingga ada beberapa mata pelajaran yang disampaikan dengan menggunakan bahasa Inggris termasuk TIK yang saat ini aku pegang. Ini merupakan tantangan yang kesekian kali. Kemampuan bahasa Inggrisku terbilang payah baik teori maupun percakapan. Hal ini dibuktikan waktu diadakan tes TOEFL hasilnya masih di bawah 500. Hasil yang di bawah standar tidak menyurutkan keinginanku untuk bisa lebih baik dalam berbahasa Inggris karena aku menyenanginya sejak siswa SMP.
Aku kembali memutuskan untuk kuliah S2 jurusan bahasa Inggris UNNES. Aku anggap kalau lolos tes berarti aku mendapat kesempatan untuk kuliah tetapi kalau tidak lolos cukup kursus saja. Ternyata aku bisa mendapat kesempatan itu dan berarti ada tantangan baru yang harus aku perjuangkan. Kesulitan lebih dari yang kubayangkan, mulai harus menyimak kuliah dosen yang hampir 100% bahasa Inggris, tugas yang setiap minggu harus dikumpulkan, literatur yang harus dibaca berulang kali agar memahami isinya, persiapan presentasi dan masih banyak lagi kesulitan yang lain. Sekali lagi perlu usaha keras, namun aku patut bersyukur teman seangkatan banyak membantu. Semester 1 bisa aku lewati dengan baik, namun semester 2 ada satu mata kuliah yang mendapat hasil C, kalau harus mengulang ya mesti dijalani dengan lapang dada, sekarang masuk semester 3 tentunya lebih besar lagi tantangannya karena persiapan presentasi dalam progress seminar.
Banyak hal yang sering tidak aku pahami mengapa hal ini terjadi, tapi itulah perjuangan konsekuensi dari sebuah keputusan. Kegagalan harus dicarikan jalan keluar dan aku beruntung bisa mendapat kesempatan ini. Satu hal lagi adalah tetap bersyukur dalam segala perkara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: